Mahasiswa IKS Angkatan 2006

Praktikum Akhir Angkatan 2006Program Studi

IlmuKesejahteraan Sosial

FISIP- UNCEN 2009

Praktikum akhir Angkatan 2006 Prodi IKS yang diadakan di Kampung Subsay dan Ibuwau, Distrik Warmare Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, Kegiatan ini di rencanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober  s/d 31 November 2009. pada  minggu Akhir September kami panitia mulai bekerja untuk mencari danah, sehingga kami harus, kerjas fisik, mengantar proposal, menjual bungah pada saat alumni kami wisuda dan menjalan sumbangan ke dosen-dosen  Pejabat di FISIP dan per- angkatan pada Prodi IKS , usaha tersebut tak sia-sia karena kami semua kerja sama dan saling menghargai kekurang dan kelebihan kami masing-masing. Moto Prodi IKS yaitu “Menolong Orang lain Untuk Menolong Diri sendiri” moto ini menjadi pedoman kami Mahasiswa ilmu kesejahteraan Sosial FISIP UNCEN. Karena kami adalah mahasiswa terapan yang disiapkan untuk mengangkat segalah masalah-masalah social pada masyarakat akar rumput. Praktikum akhir yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial kepada setiap mahasiswa/I ini merupakan sesuatu keharusan atau suatu

syarat guna menyeimbangkan antara teori dan praktek, yang mana  praktikum ini dilaksanakan langsung berhubungan  dengan masyarakat kelompok maupun komunitas, mahasiswa Ilmu kesejahteraan social dituntut untuk mempraktekkan segalah teori-teori dilapangan yang didapat dalam perkuliahan sebagai pekerja social (social Wolker), praktikum ini sangatlah berguna dalam membina, meningkatkan pemahaman dan kreaktifitas untuk dapat bersatu padu dengan masyarakat melihat, merasakan, memahami dan bertindak dengan nyata guna mengangkat mereka dari apa yang mereka anggap tak bisa akan menjadi bisa. Praktikum akhir kami melakukan berbagai macam kegiatan untuk meningkatkan dan menumbukan pemahaman  bersama dilapangan :

  1. Kegiatan ransangan :
  • Pemutaran film mengenai masalah sosial di masyarakat
  • Pengobatan Massal
  • Pertandingan persahabatan
  • Penanaman 1000 Pohon
  1. Kegitan  Pemberdayaan :
  • Pendekatan Nondirektif
  • Proses Intervensi

Catatan Ringkasan :

Keadaan Kampung Subsay dan Ibuway  walaupun sudah ada pembangunan, namun mereka masih belum bisa berbaur dengan pembangunan dan sangat tergantung kepada alam, sudah tentu alamlah yang memberikan makanan, kenyamana, Sub system yang masih  di gelutih dalam perekonomian, mempercayai Jimat, atau adat pada Kedua kampung Tersebut masih di pegang.  Danah Otsus yang ada melalui PNPM. Mandiri, pemerintah membangun Bak-Bak penampung air, Pembangunan Sekolah Satu Atap Pembangunan Gedung Gereja dan pendistribusian Tanaman Jangka panjang, seperti, Coklat, Durian, mangga, langsak, Rambutan dan masih banyak lagi jenis tanaman . Selain itu potensi, Golongan C. Semua potensi yang ada, hanya yang Nampak, yaitu pemanfaatan Bibit tanaman jangka panjang.

Hal yang perlu kita lihat disana seperti pada Distrik Prafi, Warmare, terdapat perkebunan kelapa Sawit, berhektar-hektar luasnya, bayangkan kedua distrik tersebut dilalui dengan berjuta pohon kelapa sawit yang tertata rapih di sepanjang kiri dan kanan Jalan Raya, perlu diketahui bahwa perkebunan tersebut telah beroperasi, perkiraan saya 20an tahun yang lalu, perkiraan ini karena bila dilihat pohon yang ditanam sudah ditumbuhi Hama berupah benalu. Perusahaan Perkebunan Kelapa sawit, dalam Tanggung Jawab Social Perusahan (CSR) ini belum Nampak pengabdian berupah kemitraan terhadap masyarakat setempat, banyak keluang-keluang warga pribumi yang mempunyai hak ulayat, mobilisasi penduduk yang besar dari luar tana papua menyebabkan mereka menjadi minoritas diatas tanahnya sendiri. Jangankan pemberian bantuan berupah charity, amal, pemberian upah yang standar atau sejenisnya apalagi kalau mahu dibilang Program Pemberdayaan?, Pengalaman ini menjadi catatan saya sendiri sebagai anak Adat Papua Barat. Semua ini perlu dibicarakan kembali antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat setempat, mengenai perilaku perusahaan selama ini, dengan demikian perusahaanmelakukan investasi disitu bukan hanya untuk mengejar keuntungan semata, namun social,perekonomian dan lingkuan juga harus di perhatikan.

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: